Mengenal Hubungan Abusive dan Tandanya

Kesehatan —Selasa, 21 Sep 2021 15:12
    Bagikan  
Mengenal Hubungan Abusive dan Tandanya
Hubungan Abusive|Pinterest

DEPOSTPANGANDARAN- Hubungan abusive adalah istilah untuk menggambarkan hubungan di mana salah satu pihak berusaha untuk menguasai dan mengendalikan pihak lainnya dengan perilaku yang negatif. Hubungan ini biasanya dipenuhi dengan kekerasan verbal, fisik, bahkan seksual. Jika perilaku tersebut dibiarkan, hal ini jelas dapat berdampak buruk bagi korban.

Kekerasan mental dan emosional merupakan bentuk dari kontrol, menakuti orang lain, atau isolasi. Perilaku ini dapat berbentuk ucapan, tindakan, dan ancaman yang memiliki pola tertentu.

Meski tanda-tanda dari hubungan abusive dapat terlihat dengan jelas, orang yang berada dalam hubungan ini kadang tidak menyadari dan mengganggapnya sebagai abusive.

Pinterest

Baca juga: Resep Masakan Khas Pangandaran - Cara Membuat Pindang Gunung

Tanda-tanda hubungan abusive

Saat berada dalam hubungan yang abusive, kamu mungkin akan mengalami beberapa hal berikut ini:

1. Tidak bebas berkomunikasi dengan orang lain

Ini merupakan tanda awal hubungan abusive yang perlu kamu waspadai. Orang yang abusive biasanya akan selalu memantau dan mengontrol komunikasimu, sehingga kamu tidak bebas berkomunikasi dengan orang lain.

Hal ini bisa mereka lakukan dengan berbagai cara, misalnya membaca pesan elektronik atau percakapan di media sosialmu dengan orang lain.

Mereka juga tidak akan menghormati privasimu dan kerap menuntut untuk meminta kata sandi akun media sosial atau ponselmumu, atau bahkan menginstal perangkat lunak khusus untuk mengawasi kehidupan sosialmu.

2. Terisolasi dari orang lain

Terisolasi dari orang lain juga bisa menjadi tanda bahwa kamu sedang berada di dalam hubungan abusive. Ini karena orang yang abusive biasanya akan mencoba menjauhkanmu dari orang-orang terdekat, seperti keluarga atau teman.

Hal tersebut dapat dilakukan dengan melarangmu bersilaturahmi dengan orang lain, atau lebih parah lagi, dengan menyebarkan kebohongan atau fitnah mengenai dirimu. Dengan begitu, kamu tidak lagi memiliki support system yang bisa melindungimu dari dirinya.

Baca juga: Resep Masakan Khas Pangandaran - Cara Membuat Kepiting Soka Crispy

3. Tidak berdaya secara finansial

Dalam beberapa kasus, orang yang abusive akan berusaha membuat pasangannya tidak berdaya secara finansial, misalnya dengan memutus akses ke rekening pribadi pasangan atau berusaha membuat pasangannya berhenti dari pekerjaan.

Hal ini dilakukan dengan tujuan membuat pasangan merasa bergantung padanya, sehingga mereka tidak bisa meninggalkan hubungan abusive tersebut.

4. Berada di dalam paksaan

Bila kamu sedang menjalin sebuah hubungan dan kamu sering merasa dipaksa pasanganmu untuk melakukan hal-hal yang tidak ingin kamu lakukan, ini juga bisa menjadi salah satu tanda bahwa kamu sedang menjalani hubungan yang abusive.

Pemaksaan tersebut bisa banyak bentuknya, misalnya memaksamu untuk menggunakan pakaian yang ia sukai, menuntutmu untuk selalu menghabiskan waktu dengan mereka, atau bahkan memaksamu untuk berhubungan intim. Paksaan ini bisa datang dengan ancaman, baik secara fisik maupun verbal.

Baca juga: Wisata Keren Pangandaran: Pesona Green Canyon Yang Memanjakan Mata

5. Sering mendapatkan kekerasan emosional

Kekerasan emosional atau psikologis mungkin merupakan salah satu tanda hubungan abusive yang paling sulit untuk dikenali. Orang yang mendapatkan perlakuan ini sering kali tidak menyadari bahwa ia sedang mengalami kekerasan emosional.

Kekerasan emosional bisa dalam bentuk verbal ataupun fisik. Nah, di bawah ini adalah beberapa bentuk kekerasan emosional yang perlu kamu waspadai:

  • Menghina dan mengkritik bentuk fisik, kecerdasan, atau kemampuan dirimu
  • Memberimu berbagai julukan negatif, seperti ‘si bodoh’ atau si gendut’
  • Sering mempermalukanmu, baik di tempat umum atau di depan orang lain atau secara tertutup
  • Mengabaikan perasaan, keinginan, dan kebutuhamu
  • Membuatmu merasa bersalah, padahal kamu tidak melakukan kesalahan apa pun
  • Mengancam akan menyakiti dirimu atau justru menyakiti dirinya sendiri, bila kamu tidak berperilaku sesuai kemauannya
  • Melakukan silent treatment atau bahkan ghosting

Baca juga: Pesona Pantai Batu Karas Pangandaran

Bila terjadi secara terus-menerus, kekerasan emosional seperti di atas bisa mengikis harga diri hingga membuatmu merasa dirimu tidaklah berarti. Lama kelamaan, ini juga bisa berdampak pada kesehatan mentalmu.

6. Menerima kekerasan fisik

Terlepas dari konflik atau masalahnya, perlakuan kekerasan fisik kepada orang lain sudah pasti merupakan hal yang salah, ya. Kekerasan fisik merupakan salah satu bukti konkrit bahwa kamu berada di dalam hubungan yang abusive dan toxic.

Kekerasan fisik ini bisa beragam bentuknya, mulai dari mendorong, menampar, memukul, menendang, mencekik, melemparmu dengan benda tertentu, dan termasuk merusak propertimu. -23

Editor: Reza
    Bagikan  

Berita Terkait