Ingin Adanya Bantuan Subsidi Pakan, Ini yang Dilakukan Kelompok Budidaya Ikan di Banjar

News —Kamis, 21 Oct 2021 19:32
    Bagikan  
Ingin Adanya Bantuan Subsidi Pakan, Ini yang Dilakukan Kelompok Budidaya Ikan di Banjar
Ingin Adanya Bantuan Subsidi Pakan, Ini yang Dilakukan Kelompok Budidaya Ikan di Banjar/Foto : Yuhendi

BANJAR, DEPOSTPANGANDARAN

Kelompok Budidaya Ikan Tawar Gemah Ripah (KBITGR) di Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat yang selama ini bergerak di bidang pembibitan ikan Nila, Gurame dan Lele itu menginginkan adanya bantuan subsidi pakan ikan.

Alasan ingin adanya bantuan subsidi pakan, agar kelompok budidaya ikan tawar tersebut kedepannya tidak hanya pembibitan saja tetapi bisa menjual ikan konsumsi.

Kelompok budidaya ikan Gemah Ripah yang terdiri dari 140 orang itu sudah hampir 5 tahun mampu menjual ikan sebanyak 120 ribu ikan atau sekitar 5 kuintal bibit ikan lele ke daerah Parung Bogor setiap minggunya.

Selain ke bogor, penjualan ikan juga dilakukan ke pasar-pasar di wilayah Priangan timur, seperti Ciamis, Tasikmalaya, Garut dan Majenang.

Sedangkan bibit ikan gurame sebanyak 7 ribu ekor dikirim ke daerah Tulungagung Jawa Tengah.

Keinginan untuk mendapatkan bantuan subsidi pakan kelompok budidaya ikan Gemah Ripah meminta rekomendasi atau bantuan anggota DPR-RI dari Dapil X untuk Kementerian.

Baca juga: Resep Kue Prol Tape: Tekstur yang Padat, Empuk, dan Legit Dengan Rasa Khas Tapenya yang Unik

Baca juga: Chelsea Mengalami Mimpi buruk saat Cedera Lukaku dan Werner Dipaksa Keluar Lapangan di Babak Pertama Melawan Malmo

Hal tersebut disampaikan kepada Agun Gunandjar Sudarsa anggota DPR-RI dari Dapil X saat Reses mengunjungi Kelompok Budidaya Ikan Tawar Gemah Ripah di Kota Banjar.

Ketua Kelompok Budidaya Ikan Tawar Gemah Ripah Ijan menyampaikan, melalui Koperasi Mina Cuklik Nusantara sebanyak 13 kelompok melalui rekomendasi anggota DPR-RI Dapil X berharap mendapatkan bantuan dari Kementerian.

"Kami tidak meminta bantuan secara murni, tapi menginginkan keringanan untuk pakan itu di subsidi seperti daerah-daerah lain. Sehingga kami bisa mencapai ke produk pembesaran," katanya.

Kata Ijan, kedepannya kalau ada subsidi pakan kelompoknya bisa mengimbang, sehingga masyarakat tau mana ikan limbah dan mana ikan konsumsi yang benar.

"Kami sendiri saat ini belum maksimal dalam produk pembesaran, dikarenakan harga pakan yang terlalu mahal, sehingga tidak bisa mengimbangi harga jual ikan konsumsi," sebutnya.

Untuk pembesaran ikan lele, Ijan menyampaikan, setiap 1 kilogram pakan menghasilkan 1 kilogram daging.

"Harga pakan berkisar Rp.12.000 per kilo, sementara harga ikan hanya diterima Rp.15.000 per kilogramnya sehingga angka keuntungan tidak menutup biaya operasional," keluhnya.

Baca juga: Facebook Tidak Dapat Menyembunyikan Masalah Di Balik Nama Baru

Baca juga: Sekarang Anda Dapat Mencoba Aplikasi Android di Windows 11

Menanggapi keinginan KBITGR.

Agun Gunandjar Sudarsa menyambut baik keinginan kelompok budidaya ikan tersebut. Dan pihaknya akan berkoordinasi dengan BI (Bank Indonesia) pusat untuk mengeluarkan kebijakan agar para anggota kelompok dapat diberikan kemudahan bantuan permodalan.

"Kita sudah melihat bagaimana kelompok budidaya ikan ini. Mereka terkendala dalam soal pakan. Dan kita akan mencoba untuk menggandeng BI sebagai mitra kerja yang diharapkan bisa mengeluarkan kebijakan bagaimana kelompok ikan ini bisa mendapatkan bantuan keringangan harga pakan," tanggap Agun.

Pada kesempatan tersebut, Agun juga meminta adanya regulasi dan pengaturan bagaimana proses bisnis tersebut bisa lebih efisien dan lebih efektif dengan harga yang lebih terjangkau.

"Saya juga akan menyampaikan keluhan dari kelompok ikan tersebut ke Komisi IV DPR-RI. Karena ini merupakan kewajiban kami untuk memprosesnya di ķomisi IV DPR-RI. Dan kebetulan juga disana ada wakil rakyat dari Jawa Barat, mudah-mudahan beliau punya perhatian sehingga persoalan pakan yang dikeluhkan para peternak ikan ini betul-betul bisa diatasi," tandasnya. (Yuhendi)

Baca juga: Resep Chocolate Mousse Cake, Rasa Manis Legit Dengan Teksturnya yang Super Lembut

Baca juga: Mohamed Salah Mencetak Rekor Gol Beruntun Liverpool Setelah Finis Melawan Atletico di Liga Champions

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait