Rusa di Cagar Alam Pangandaran Kerap Terluka, Begini Penjelasan BKSDA

News —Kamis, 21 Oct 2021 19:48
    Bagikan  
Rusa di Cagar Alam Pangandaran Kerap Terluka, Begini Penjelasan BKSDA
Rusa di Cagar Alam Pangandaran Kerap Terluka, Begini Penjelasan BKSDA/Foto: dok

PANGANDARAN, DEPOSTPANGANDARAN

Rusa yang berhabitat di Cagar Alam Pangandaran, kerap mengalami luka akibat bertarung satu sama lain.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Pangandaran Uking Iskandar menyampaikan, bahwa rusa tersebut sering bertarung antara satu sama lain, saat birahinya memuncak.

"Jadi prilaku itu sering muncul saat musim kawin tiba," ujarnya kepada DEPOSTPANGANDARAN, Kamis 21 Oktober 2021.

Uking mengatakan, rusa-rusa tersebut kerap terluka dan kadang mengalami infeksi, karena tertusuk tanduk.

"Biasanya bagian leher, area wajah dan telinga," jelasnya.

Menurut Uking, ada rusa yang lukanya langsung kering, tapi ada juga yang sembuhnya lama dan terkena infeksi luka.

Baca juga: Ingin Adanya Bantuan Subsidi Pakan, Ini yang Dilakukan Kelompok Budidaya Ikan di Banjar

Baca juga: Resep Kue Prol Tape: Tekstur yang Padat, Empuk, dan Legit Dengan Rasa Khas Tapenya yang Unik

"Kemarin juga ada yang langsung ditangani dokter hewan, karena luka yang cukup parah," sebut Uking.

Bahkan, sambung dia, mantan Menteri Kelautan dan Perikananan Susi Pudjiastuti, sempat mengupload kondisi rusa cagar alam yang luka berat, di akun twiter miliknya.

"Sebelum bu Susi memgupload, sebenarnya penanganan terhadap rusa yang luka sudah kerap dilakukan," akunya.

Uking membantah, jika luka yang dialami rusa, karena jeratan pagar kawat berduri."Bukan, itu karena tusukan tanduk saja," ungkapnya.

Bahkan, benda asing juga kerap mengait di tanduk rusa, Uking menybutkan, contohya ban bekas, kemudian jaring dan lain-lain.

"Namun biasanya lepas sendiri," tandasnya. (Deni)

Baca juga: Chelsea Mengalami Mimpi buruk saat Cedera Lukaku dan Werner Dipaksa Keluar Lapangan di Babak Pertama Melawan Malmo

Baca juga: Facebook Tidak Dapat Menyembunyikan Masalah Di Balik Nama Baru

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait