Uniknya Tradisi Berburu Belut di Perkampungan Pangandaran

News —Senin, 1 Nov 2021 13:44
    Bagikan  
Uniknya Tradisi Berburu Belut di Perkampungan Pangandaran
Uniknya Tradisi Berburu Belut di Perkampungan Pangandaran/ ist

PANGANDARAN, DEPOSTPANGANDARAN

Berburu belut atau synbranchidae menjadi tradisi warga di perkampungan Kabupaten Pangandaran. Tradisi berburu belut itu biasa dilakukan mulai dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa bahkan orang tua.

Aktivitas berburu belut dilakukan saat musim menggarap sawah setelah lahan areal pesawahan terairi dan siap untuk ditanam padi.

Namun setelah sawah ditanam padi pun aktivitas berburu belut bisa saja dilakukan dengan tidak merusak benih padi yang sudah ditanam.

DEPOSTPANGANDARAN berhasil menemukan dua anak bernama Dika kelas 6 SD dan Huda kelas 2 SD yang sedang berburu belut di areal sawah jalur jalan Cijalu-Pasirkiara.

"Modal mencari belut sangat sederhana, hanya butuh alat pancing serta tali senar dan bancet," kata Dika, Senin 01 November 2021.

Biasanya belut tersebut berada disela-sela tanah yang sudah diolah atau membuat lubang pada dinding perbatasan sawah satu dengan yang lainnya yang disebut dengan galengan.

"Istilah orang sunda biasa disebut ngajujul belut," tambahnya.

Baca juga: Situ Lengkong Panjalu Ciamis, Destinasi Wisata Sejarah dan Ziarah

Baca juga: DPC PDI Perjuangan Pangandaran Serahkan Hadiah Rp50 Juta ke Pemenang Lomba Bulan Bung Karno

Dika menjelasakan, untuk umpan belut yang masuk ke lubang tanah maka perlu umpan seperti bancet.

"Hasil berburu biasanya kami bagi dua, lalu setelah dibagi dua dibawa kerumah untuk dimasak dan dimakan," bebernya.

Namun jika ada orang yang mau membelinya, sambung Dika, belut hasil tangkapan di sawah terkadang di jual.

"Belut memang kaya protein sehingga banyak orang yang ingin memakan belut," tuturnya.

Saat itu juga pengendara motor yang melintas di jalur tersebut membeli belut hasil tangkapan Dika dan Huda.

"Biasanya kalau dapat satu kilo kami jual sekitar Rp10 ribu," jelasnya.

Selain cara dipancing, proses pencarian belut biasanya dilakukan malam hari menggunakan lampu penerang.

"Kalau mencari belut malam itu namanya ngobor belut dan belut biasanya keluar dari sela sela tanah dan lubangnya sehingga mudah untuk diambil," pungkasnya. (Deni)

Baca juga: Wisatawan Tenggelam di Pantai Karapyak,1 Orang Selamat dan 1 Hilang

Baca juga: Resep Tempe Katsu: Super Lezat, Gurih, dan Renyah


Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait