Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian Korban di Pantai Karapyak Pangandaran

News —Selasa, 2 Nov 2021 09:23
    Bagikan  
Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian Korban di Pantai Karapyak Pangandaran
Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian Korban di Pantai Karapyak Pangandaran- ISTIMEWA

PANGANDARAN, DEPOSTPANGANDARAN- Tim gabungan yang terdiri dari anggota TNI Angkatan Laut Pangandaran, Satuan Polisi Air Polres Ciamis, Polsek dan Koramil Kalipucang, Relawan Tagana, BPBD, Basarnas dan FKDM terus melakukan upaya pencarian korban kecelakaan laut.

Ketua Tagana Kabupaten Pangandaran Nana Suryana mengatakan, pencarian tersebut merupakan upaya pencarian di hari ke dua setelah terjadi insiden dua anak yang sedang wisata dari Kota Banjar beserta keluarga dinyatakan tenggelam lantaran tersered ombak.

"Pihak keluarga masih berada dilokasi pantai Karapyak dengan harapan anaknya bisa ditemukan," kata Nana, Senin 01 November 2021.

Nana menjelaskan, berdasarkan inpormasi yang berhasil ditampung, korban beralamat di Lingkungan Jelat RT02/003, Kelurahan/Desa Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat.

Tim gabungan pencarian melakukan penyisiran lewat darat ke arah Barat sejauh 4 kilometer, sedangkan pihak keluarga didampingi oleh relawan gabungan untuk mendapatkan layanan dukungan psikososial.

"Sejak malam tadi kami kirim personel relawan Tagana untuk melakukan pemantauan dan menyediakan dukungan peralatan yang dibutuhkan," tambahnya.

Adapun peralatan yang dikirim di antaranya satu unit armada truk serbaguna dilengkapi alat penerangan dan genset serta peralatan water rescue.

"Malam tadi sempat terjadi mati lampu, karena sebelumnya Tagana sudah menyiapkan alat penerang sedikit terbantu dengan alat yang dibawa," jelas Nana.

Anak yang menjadi korban kecelakaan laut pada Minggu (31/10/2021) atas nama Muhamad Usamah Salahudin (13) dan Jakariah Fajar (9), namun yang berhasil diselamatkan hanya Jakariah Fajar.

Baca juga: Kadin Kota Bandung Menggelar Musyawarah Kota ( MUKOTA VIII)

Baca juga: Drama Korea Gunung Jiri / Jirisan Episode 3 Sub Indo, Jamur Beracun

Sedangkan Muhamad Usamah Salahudin masih dalam pencarian tim gabungan.

Komandan Pos TNI AL Pangandaran Kapten Laut Agus Wadyo mengatakan, pihaknya bersama Tim Gabungan lainnya melakukan upaya pencarian korban tenggelam yang dari sejak Minggu kemarin belum diketemukan.

"Untuk hari kedua, pencarian dilakukan dengan cara penyisiran lewat darat maupun laut dengan mengenakan perahu nelayan dan penyisiran diperluas sekitar 4 sampai 5 kilometer dari lokasi," kata Kapten Agus Wadyo.

Berdasarkan keterangan dari para saksi-saksi yang merupakan pedagang dan warga setempat, Minggu 31 Oktober 2021 pukul 13.00 WIB seorang warga sedang makan besebelahan dengan korban di pinggir pantai.

"Korban hendak berenang, warga sempat Riki mengingatkan untuk tidak berenang pada jam tersebut, tetapi tidak dihiraukan oleh korban," tambahnya.

Orang tua korban waktu kejadian sedang melaksanakan Shalat Dzuhur, warga yang mengingatkan Riki sedang mengambil kelapa muda dan mengupasnya.

"Saat Riki sedang mengupas kelapa muda melihat korban sudah ditengah laut dengan kondisi tangan keatas seperti meminta pertolongan," paparnya.

Ada warga lain yang melihat yaitu Inhan berteriak meminta pertolongan dan direspon oleh Sahyu dan langsung melakukan pertolongan.

Saat pertolongan dilakukan, hanya satu yang bisa diselamatkan atas nama Jakariah Fajar sedangkan Muhamad Usamah Salahudin tidak bisa tertolong. (Deni)

Baca juga: Cacalan Beach Sunrise Exotic and Romantic Banyuwangi Tourism

Baca juga: Uniknya Tradisi Berburu Belut di Perkampungan Pangandaran


Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait