Pesona Pantai Batu Hiu yang Memanjakan Mata

Wisata —Rabu, 22 Sep 2021 10:35
    Bagikan  
Pesona Pantai Batu Hiu yang Memanjakan Mata
Pantai Batu Hiu| image:Pinterest

DEPOSTPANGANDARAN- Pantai Batu Hiu adalah salah satu pantai yang ada di Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Pangandaran. Pantai ini telah lama dikenal dan menjadi salah satu tujuan favorit orang-orang Jawa Barat untuk mengisi waktu libur bersama keluarga.

Di saat weekend apalagi saat musim libur panjang tiba, kawasan pantai Batu Hiu akan dipenuhi ratusan wisatawan yang datang untuk menikmati pantai yang keindahan dan keeksotisannya telah melegenda ini.

Terletak di Desa Ciliang Kecamatan Parigi, kurang lebih 14 km dari Pangandaran ke arah Selatan. Memiliki panorama alam yang sangat indah. Dari atas bukit kecil yang ditumbuhi pohon-pohon Pandan Wong, kita menyaksikan birunya Samudra Indonesia dengan deburan ombaknya yang menggulung putih.

Pantai Batu Hiu ini terletak di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi. Pantai ini dinamakan Batu Hiu karena ada batu yang terlihat di laut ini dan menyerupai sirip ikan hiu. Untuk menikmati indahnya pantai, kita bisa naik ke atas bukit kecil di pantai ini. Dari atas bukit itulah kita bisa melihat batu yang menyerupai sirip ikan hiu, merasakan sejuknya angin laut dan juga menikmati indahnya Samudra Indonesia.

Pinterest

Baca juga: Wisata Keren Pangandaran: Pesona Green Canyon Yang Memanjakan Mata

Di bukit kecil yang ditanami pandan wong itulah tempat yang paling pas untuk menikmati pantai Batu Hiu. Yang unik, untuk naik ke atas bukit, kita melewati “gerbang” bikit berupa terowongan kecil yang berbentuk ikan hiu. Jadi, seolah-olah kita masuk ke dalam mulut ikan hiu. Kita juga bisa bermain air laut di sebelah bukit. Namun hati-hati dengan ubur-ubur yang banyak berserakan di pasir pantai.

Cerita tentang nama Pantai Batu Hiu tak lepas dari legenda pada jaman dahulu. Berdasarkan keterangan yang dipaparkan oleh warga sekitar, sekitar abad 11 lalu terdapat pasukan yang dibuang dari Kerajaan Mataram. Pasukan tersebut dikomandani oleh dua orang bernama Aki Gede dan Nini Gede. Mereka semua pergi dari tanah asalnya, yang kemudian sampailah di daratan Pantai Batu Hiu melalui jalur laut.

Setibanya di daratan, mereka memutuskan untuk beristirahat dan tinggal di daerah perbukitan di sekitar pantai. Suatu hari, Nini Gede menyuruh pasukannya untuk mencari makanan bagi mereka. Salah seorang pasukan yang bernama Ki Braja Lintang mempunyai inisiatif untuk mencari makanan di pantai.

Akhirnya dia berhasil menangkap seekor Hiu. Setelah Aki Gede dan Nini Gede mengetahui hasil tangkapannya, mereka justru mengatakan pada Ki Braja Lintang untuk mengembalikan ikan tersebut ke lautan. Saat Ki Braja Lintang melepaskannya, ikan Hiu tersebut berubah wujud menjadi batu hitam cukup besar.

Keberadaannya masih dapat Anda lihat sampai sekarang. Itulah mengapa pantai ini dinamai Pantai Batu Hiu. Sayangnya batu tersebut bentuknya sudah mengalami perubahan, tidak seperti Hiu lagi. Hal ini disebabkan oleh kikisan air laut yang sudah terjadi selama berabad-abad lamanya.

Baca juga: Pesona Pantai Batu Karas Pangandaran

Fasilitas yang tersedia :

  • Lapang parkir yang cukup luas
  • Homestay dengan tarif bervariasi
  • Rumah Makan
  • Belanja Oleh-oleh
  • Penangkaran Penyu

Daya Tarik yang Dimiliki Pantai Batu Hiu

Ketika masuk ke obyek wisata, Anda akan disambut oleh gerbang gua berlorong dengan bangunan mulut ikan hiu. Gerbang ini seakan menggambarkan identitas Pantai Batu Hiu dan membenarkan legenda yang beredar. Bentuknya ini cukup nyata karena dilengkapi dengan gigi-gigi tajam seperti ikan Hiu.

Selain gua mulut hiu dan pemandangan batu karang yang bentuknya mirip dengan ikan hiu, daya tarik dari obyek wisata ini adalah panorama hamparan luas lautan Samudera Hindia. Anda dapat menyaksikan deburan ombak kencang yang menghantam batu karang dan birunya lautan yang menenangkan hati dan pikiran.

Pemandangan ini akan semakin menakjubkan ketika Anda datang pada musim kemarau, dimana langit berwarna biru cerah tanpa awan dan memantulkan keindahannya pada lautan.

Baca juga: Wisata Batu Lumpang Garden Pangandaran: Panorama Unik dengan Topografi yang Khas dan Eksotis

Untuk menikmati semua kehebatan ciptaan Tuhan tersebut, Anda harus menaiki bukit kecil yang ada di situ. Tempat ini juga menjadi spot foto terbaik dengan latar belakang lautan.

Sekitarnya pun akan terlihat struktur-struktur tebing yang juga memanjakan mata. Anda pun dapat menyusuri daerah pantainya, akan tetapi dilarang keras berenang. Ombak pantai selatan yang berkaitan langsung dengan Samudera Hindia ini dikenal ganas dan bergelombang tinggi. Sangat berbahaya dan risikonya tinggi apabila Anda berenang di sana. Belum lagi bebatuan karang di sekitarnya cukup tajam.

Sensasi lain yang tak boleh Anda lewatkan adalah pemandangan matahari terbenam di ufuk barat. Momen-momen seperti ini banyak dinanti oleh para wisatawan.

Dengan menaiki bukitnya, Anda dapat menangkap saat-saat matahari terbenam indahnya. Warna biru langit yang perlahan-lahan berubah menjadi jingga tentu sangat mengesankan. -23


Editor: Reza
    Bagikan  

Berita Terkait